di dada ini
terbuku satu rasa
entah bila akan berenti
hanya Engkau yang mengerti
saat aku kata
saat itu sudah dekat
makin kuat pula aku di coba
makin sukar untuk berhenti
melihat jauh kehadapan
membuat diri aku kerdil
seperti tiada nilai
hanya seperti sampah
tapi kini aku percaya
yang menjaga
yang memilihara
hanya Engkau...
kerna Engkau punguasanya...
No comments:
Post a Comment